Rabu, 02 Juni 2010

Video Game Bikin Otak Lemot?


Teknologi diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, tapi dibalik manfaatnya, ternyata teknologi juga menyimpan ancaman. Setidaknya ini menurut sebuah penelitian yang bilang kalau main video game ternyata bisa menghambat kemajuan akademis pada anak-anak, terutama anak laki-laki alias cowok. Penelitian yang dipublikasikan di psychological Science pada Maret 2010 ini bilang kalau konsumsi permainan multimedia secara intens memperburuk kemampuan anak untuk membaca dan menulis.
Menurut Penelitian itu, paparan video game ngebuat fokus anak terpecah karena sibuk memikirkan cara untuk meningkatkan skor permainannya. Penelitian dilakukan terhadap sejumlah anak laki-laki dengan fokus umur 6-9 tahun. Mereka dibiarkan main video game selama empat bulan penuh, tanpa gangguan permainan lain.
Hasil penelitian ini memunculkan kontroversi karena bertentangan dengan sejumlah penelitian sebelumnya yang bilang kalo main video game justru bisa menyegarkan pikiran anak-anak. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan kalau permainan dapat bermanfaat sebagai alat pembelajaran bagi anak. Tidak hanya meningkatkan pemikiran ilmiah, tapi juga keterampilan motorik halusnya.
Penelitian yang menyatakan bermain video game dapat membuat prestasi akademik menurun ini bukanlah yang pertama kali dipublikasikan. Sebuah studi Michigan State University 2009 juga menunjukkan bahwa anak umur 12 tahun yang intens main video game ternyata memiliki nilai rata-rata yang lebih rendah dibandingkan anak-anak lain yang tidak intens main video game. Nah Loh? Kalau gini mana yang bener yach?
Yang pasti kalo kebanyakan maen game terus lupa waktu, apalagi sampe lupa belajar tentu ga' baik juga kan. So, baiknya sih main game tapi tidak lupa juga belajar, bener kan? :)

Video Game Bikin Otak Lemot? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mel_anie

1 komentar:

  1. ternyata yang bilang main game bikin pinter itu hoax ya gan...
    padahal dah semangat banget mau maen game lagi ni...

    BalasHapus