Kamis, 21 Mei 2009

EKOSISTEM PESISIR PANTAI

Kawasan pesisir pantai merupakan daerah terjadinya interaksi di antara tiga unsur alam yaitu, daratan, perairan, dan udara. Proses interaksi tersebut berlangsung sejak ketiga unsur ini terbentuk. Bentuk kawasan pesisir pantai seperti yang dijumpai sekarang merupakan hasil keseimbangan dinamik dari proses penghancuran dan pembentukan dari ketiga unsur alam tersebut. Sebagai tempat peralihan antara daratan dan laut, kawasan pesisir pantai ditandai oleh kelandaian (gradient) perubahan ekologi yang tajam. Kawasan ini juga berfungsi sebagai zona penyangga (buffer zone) bagi banyak hewan yang berimigrasi (ikan, udang, ataupun burung) untuk tempat mencari makan, berkembang biak, dan membesarkan anaknya (pariwono, 1996).
Menurut Hansom (1988), kawasan pesisir meliputi daratan yang mengelilingi benua (continents) dan kepulauan, merupakan perluasan daratan yang dibatasi oleh pengaruh pasang surut yang terluar dari satu paparan benua (continental shelf). Oleh karena itu, setiap aspek pengelolaan kawasan pesisir dan lautan secara terpadu, baik secara langsung maupun tidak langsung, selalu berhubungan dengan air. Hubungan tersebut terjadi melalui pergerakan air sungai, aliran air limpasan (run-off), aliran air tanah (ground water), air tawar beserta segenap isinya (seperti unsur nutrient, bahan pencemar, dan sedimen) yang berasal dari ekosistem daratan, dan akhirnya akan bermuara di perairan pesisir.
Batasan kawasan pesisir suatu Negara dapat berbeda dengan Negara lainnya karena setiap Negara memiliki karakteristik lingkungan, sumberdaya dan sistem pemerintahan tersendiri. Perbedaan penentuan batas kawasan pesisir di beberapa Negara dapat dilihat pada tabel 1.1.

Tabel 1.1
Pelaksanaan Penentuan Batasan Kawasan Pesisir di Beberapa Negara


Keterangan :
RPT = Rata-rata Pasang Tinggi (mean high tide)
RPR = Rata-rata Pasang Rendah (mean low tide)
GD = Garis Dasar (coastal baseline)
BL = Belum ditetapkan

Kawasan pesisir pantai tersusun oleh berbagai ekosistem yang dicirikan oleh sifat dan proses biotik dan abiotik yang jelas, satu sama lain tidak berdiri sendiri-sendiri, bahkan saling berkaitan (Nybakken, 1988). Seperti yang dijelaskan pula oleh Dahuri (1996), bahwa kawasan pesisir pantai adalah unik, karena dipengaruhi oleh berbagai aktivitas manusia dan proses alami yang terdapat, baik di kawasan bagian atas daratan (upland areas) ataupun di lautan atau samudera (oceans).
Sebagai ekosistem yang unik, beberapa hal yang perlu diketahui adalah sebagai berikut :
1. Wilayah pesisir merupakan wilayah yang mempunyai daya dukung yang sangat tinggi, sehingga wilayah ini menjadi tempat terkonsentrasinya berbagai kehidupan manusia. Bukanlah secara kebetulan apabila banyak kota besar terletak di pesisir.
2. Akibat aktivitas manusia yang sangat tinggi di wilayah ini dan akibat posisi geografisnya, maka wilayah pesisir rentan terhadap kerusakan lingkungan.
3. Kerusakan wilayah pesisir akan berpengaruh besar bagi wilayah lainnya.
4. Dalam rangka globalisasi dan zaman informasi seperti saat ini wilayah pesisir menjadi semakin penting sebagai pintu gerbang informasi, lalu lintas barang, dan transportasi masal yang relatif murah.

Wilayah pesisir merupakan wilayah yang unik karena ditemukan sebagai ekosistem mulai dari daerah pasang surut, estuary, hutan bakau, terumbu karang, padang lamun, estuaria dan sebagainya. Wilayah pesisir merupakan pertemuan antara darat dan laut yang meliputi wilayah sekitar 8% permukaan bumi (Clark, 1996).

(Sumber : Dr. Melati Ferianita Fachrul. Metode Sampling Bioekologi)

EKOSISTEM PESISIR PANTAI Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mel_anie

10 komentar:

  1. hidup lestari, mari jaga kelestarian alam kita yg wah ini.

    BalasHapus
  2. fotonya cakep :D Moga keindahan kawasan pesisir pantai kita tetap terjaga...

    BalasHapus
  3. ;;) wuiiihhh... sekarang mell seriuss nih urusannya... ayo semangat... kemana aja siih? lama banget gak mampir?

    BalasHapus
  4. nice info.. kunjungan buat sahabat

    BalasHapus
  5. psotinganmu jadi lebih formal ya boss!!! :D

    BalasHapus
  6. wah indah bener suasana pantai...komplit eeee sampai tingkat naik turun juga

    BalasHapus
  7. wah... keren sob... :D banyak pengetahuanku bertambah tentang ekositem ini...
    makasih ya...

    BalasHapus
  8. Salam knal gan,,, keren postingannya....

    BalasHapus
  9. hati-hati didalam mendefinisikan sesuatu..pesisir dan pantai adalah dua hal yang memiliki definisi yang berbeda,,tolong dilihat kembali..pantai adalah daerah yang secara umum dicirikan oleh substratnya yang berpasir, sedangkan pesisir adalah daerah dimana kearah darat masih dipengaruhi oleh sifat kimia, biologi dan fisika daerah laut, dan kearah laut masi dipengaruhi oleh sifat kimia, biologi dan fisik dari darat...makasih

    BalasHapus
  10. @ azwar : maap ya mas,, anda bisa lihat saya mengambil definisi ekosistem pesisir pantai dari sumber buku bacaan saya, anda bisa lihat di akhir tulisan, dan buku ini juga banyak mengacu pada beberapa sumber.. klo mau komplen bisa komplen dengan yg menulis buku,,, coba aja cek di toko2 buku, buku ini terdaftar kok,, bukan hasil rekayasa definisi asal2an dari saya,, thanks

    BalasHapus