Sabtu, 07 Februari 2009

BONTANG PARIWISATA


Kota Bontang memiliki kawasan wisata laut yang cukup menawan. Terdapat kawasan pantai Bontang Kuala yang ramai dikunjungi wisatawan, baik dalam dan luar negeri. Airnya jernih, ornamen laut juga beragam.

Wisata pasir hutan mangrove juga sangat menawan. Hutan mangrove di Bontang sekitar 600 Ha. Terdapat di Tanjung Paukung, Nyerakat, Tanjung Laut, Teluk Sekambing, Agar-agar Panjang, dan Karang Sengajah. Dan sesuai Master Plan kawasan

Kota Bontang, pariwisata sebagai rencana pengembangan terbatas aktivitas ekonomi, telah diarahkan pada Kawasan Pantai berhutan bakau yang berada di sepanjang pantai sebelah timur yakni sebagian Bontang Kuala, Tanjung Laut, dan Sekambing.

Selain hutan bakau yang menawan, kawasan terumbu karang dan Padang Lamun yang berada di sekitar Pulau Karang Kelampau, Kepulauan Badak¬badak, Pulau Agar-agar, Pulau Melahing, Kepulauan Kedindingan, Pulau Manuk-manukan, Pulau panjang, dan Beras Basah.

Sedangkan dari segi adat, budaya, serta seni tradisional, Bontang juga cukup potensial. Kesenian yang tumbuh di Bontang dikategorikan sebagai kesenian pesisir, yakni kesenian yang diwarnai oleh Islam. Karena itu, kesenian yang tumbuh dan berkembang di Bontang memiliki kemiripan dan kesamaan bila dibandingkan dengan kesenian daerah pesisir lainnya baik di Kalimantan Timur, Jambi, Riau, Palembang, serta Malaysia.

Sementara potensi budaya yang dimilikinya, ada banyak prosesi adat yang bisa menjadi kekuatan pariwisata. Misalnya, Adat Menjamu Karang yang menurut kepercayaan masyarakat Desa Bontang masa lampau bahwa karang di laut itu ada "penunggunya". Itu sebabnya, perlu diberi jamuan makan sebagai yang diadatkan yang disebut dengan memberi makan laut itu.

Prosesi adat lainnya yakni Adat Menurunkan Ance. Adat ini merupakan pemberian sesajen di sungai karena kepercayaan masyarakat terhadap "saudara kembar buaya" yang bila datang ke darat bisa membuat keluarganya sakit-sakitan. Ance yang terbuat dari bambu kuning yang dirangkai dengan kayu dan rotan, berbentuk persegi empat, diisi dengan ayam panggang, telor ayam, sokko/ketan yang dima¬sak dan diwarnai dengan pewarnaan merah, kuning, hitam, dan putih. Juga diisi sesisir pisang, beras kuning, dan lilin lebah madu. Dan setelah melalui proses satu hari satu malam, pada sore harinya dilakukan upacara pembuangan Ance, yakni satu dilabuh ke sungai bersama seekor ayam hidup dan satunya digantung di atas rumah.

Pada dasarnya, tidak sedikit prosesi adat, termasuk perkawinan adat Bontang yang bisa menjadi potensi pariwisata budaya. Apalagi, pemerintah setempat sudah bertekad bulat untuk tetap melestarikan seni budaya Bontang. Yang tentunya, kelak bisa menjadi andalan pariwisata.

PT. Pupuk Kaltim

Pabrik PT. Pupuk Kaltim (PKT Bontang) merupakan pabrik pupuk pertama dan terbesar yang ada di pulau Kalimantan. Cara pengolahan pupuk dari berbagai bahan baku secara kimiawi nerupakan hal yang sangat menarik bagi kalangan pelajar/mahasiswa/akademis. Panorama pabrik pupuk ini di malam hari yang bermandikan cahaya juga sangat menarik untuk disaksikan.

Danau Pupuk Kaltim
Danau ini berada di areal perumahan PT. Pupuk Kaltim Bontang. Wisatawan dapat menikmati panorama danau dan taman-taman yang sambil menghirup udara sejuk dan bersantap siang di Rumah Makan Bontang Kuring.

PT. Badak NGL
Seperti halnya pabrik pupuk PKT Bontang, kilang gas alam cair (LNG) terbesar di Indonesia milik PT. Badak NGL ini juga sangat menarik untuk disaksikan. Di area PT. Badak NGL terdapat kawasan bernama Pantai Marina, disini wisatawan dapat menikmati keindahan panorama pantai dan suasana pabrik pengolahan gas alam cair.

Bontang Kuala
Bontang Kuala terletak di timur Kota Bontang. Daerah ini merupakan sebuah perkampungan diatas laut, dan sebagai sentra produksi terasi serta rumput laut yang sangat menarik untuk disaksikan.

Pulau Beras Basah

Beras Basah merupakan nama sebuah pulau di wilayah kota Bontang. Pulau dengan pantai pasir putih ini merupakan tempat rekreasi yang menarik sambil menikmati keindahan panorama laut selat Makassar, wisatawan juga dapat berenang dan menghirup udara laut yang sejuk. Pulau Beras Basah dapat dicapai dengan menggunakan Speed Boat atau kapal motor dari Pelabuhan Tanjung Laut, Bontang.

Teluk Kaba

Teluk Kaba merupakan salah satu bagian dari Taman Nasional Kutai. Disini dapat disaksikan keindahan alam berupa pohon-pohon bakau, hutan berpadang rumput, dan hutan hujan. Wisatawan yang mencintai keindahan alam dapat secara langsung menyaksikan kehidupan satwa seperti orangutan, rusa sambar dan kera. Di tempat ini juga bisa dengan mudah ditemukan "kantung semar", yakni tanaman khas Taman Nasional Kutai.

Daya tarik dari wilayah Teluk Kaba adalah masih terdapat hutan mangrove yang masih utuh.
Di tempat ini pengunjung dapat langsung mengamati hutan bakau secara langsung dengan menyelusuri jalan kayu di dalam hutan bakau.

Jika Anda beruntung, anda akan menjumpai aneka satwa liar seperti Orangutan (Pongo pygmaeus), Owa-owa (Hylobates muelleri), Kera ekor panjang
(Macaca fascicularis), Beruk (Macaca unicolor), Bekantan (Nasalis larvatus), Raja udang (Halcyon spp.), Pecuk ular (Unhinga melanopgaster), Bangau tontong (Leptoptilos javanicus).

Lokasi obyek wisata Teluk Kaba yaitu : Km. 25 jalan Bontang - Sangatta. Pengunjung bisa naik Bis umum ke Sangatta selama 40 menit dan turun di jalan simpang teluk kaba jalan kaki sejauh 6 Km.
Bagi pengunjung yang mempunyai sepada motor trail atau mobil 4WD (jenis Hi Line/mobil lapangan), kendaraan bisa langsung dibawa menuju ke pos Teluk Kaba. Anda juga dapat menggunakan perahu/ketinting dari Tanjung Limau selama 2 jam perjalanan.

Referensi : http://dhias.fotopic.net ; http://www.kutaikartanegara.com ; http://www.bontang.go.id

BONTANG PARIWISATA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mel_anie

1 komentar:

  1. wah kali ini membahas kota bontang yap?eh mel, emang kamu aslinya dari mana?dari bontang yap?

    BalasHapus