Sabtu, 07 Februari 2009

BONTANG Geografi



KOTA Bontang merupakan wilayah yang strategis. Sebagai daerah otonom. Bontang sangat menjanjikan bagi investor, banyak peluang usaha yang tersedia dengan kandungan alamnya yang melimpah.

Terletak di jalur lintas Kalimantan dan berhadapan langsung dengan Selat Makassar. Kota ini memiliki pelabuhan khusus milik PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan PT Badak LNG yang dapat dikunjungi kapal dari seluruh penjuru dunia. Selain itu terdapat pelabuhan umum di Lok Tuan dan Tanjung Laut, sehingga mampu menjadi kota industri jasa dan perdagangan yang mengandalkan dari sektor perhubungan darat dan laut.

Luas wilayah Bontang, kurang-lebih 49.757 Ha yang terdiri dari daratan seluas kurang-lebih 14.780 Ha {29,70 persen) dan lautan seluas 34.977 (70.30 persen). Luas daratan meliputi, Kawasan Hutan Lindung seluas 5.950 Ha (11,96 persen), PT Pupuk Kaltim 2.010 Ha (4.04 persen), PT Badak NGL, CO 1,572 Ha (3,15 persen), sedangkan untuk kawasan pemukiman penduduk seluas 5.248 Ha {10,56 persen).

Bontang berbatasan dengan Kabupaten Kutai Timur (Utara), Selat Makassar (Timur), Kabupaten Kutai (Selatan), dan Kabupaten Kutai (Barat). Terletak antara 117' 21'-117' 29' (BujurTimur) dan 0' 01'-0' 11' (Lintang Utara).

Daerah ini berada di Pantai Timur Kalimantan Timur, di daerah aliran Sungai Sangatta, Api-Api, dan Santan yang ketiganya berhulu satu. Dengan demikian, Bontang merupakan daerah endapan tanah lumpur yang terbentuk dari ketiga anak sungai itu yang kemudian membentuk delta. Delta merupakan lahan subur yang sangat baik untuk dijadikan lahan tanaman pangan.

Bontang merupakan daerah rawa pasang-surut, memiliki sifat keadaan tanahnya sering digenangi air yang lama-kelamaan menjadi asam. Tanahnya ber¬sifat organik. Kadang pula pada kondisi tertentu, karena air laut pasang bersamaan curah hujan yang tinggi, menyebabkan genangan air pada wilayah tertentu sehingga hal tersebut lama-kelamaan mem¬bentuk rawa

Dengan demikian, karena terletak di pantai dan pengaruh air laut pasang, tanah di Bontang menjadi payau dan asin. Keperluan air bersih sebagian besar masyarakat Bontang sangat tergantung pada air hujan dan airtawar yang diambil di hulu sungai Api-Api serta air bawah tanah.

Wilayah Bontang dilalui oleh garis katulistiwa dengan iklim tropika basah, yakni wilayah tropis beri¬klim panas namun memiliki curah hujan cukup tinggi, 2000-3000 mm/tahun yang terjadi antara Oktober sampai April. Bontang juga memiliki hutan lindung. Wilayah pesisir yang dimiliki berupa pantai yang bersih, landai, berpasir putih dan belum adanya pen¬cemaran ini merupakan daya tarik tersendiri sehingga merupakan obyek wisata yang sangat potensial karena semakin banyaknya masyarakat setempat, wisatawan luar daerah, maupun manca negara berkunjung ke lokasi tersebut.

Selain itu pantai ini memiliki terumbu karang, be¬ragam species ikan seperti udang raksasa (lobster), sisik sejenis penyu, teripang bahkan ikan duyung.

Sebagai pengolah hasil tambang yaitu gas alam cair serta pupuk merupakan salah satu penghasil devisa terbesar di Indonesia.
Dengan kekayaan sumber daya laut berupa kea¬nekaragaman hayati, maka secara langsung mem-beri manfaat ekonomi bagi mayarakatnya yaitu seba¬gai sumber penyediaan bahan pangan, penyerapan tenaga kerja dan pariwisata.

Referensi : http://www.bontang.go.id

BONTANG Geografi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mel_anie

0 komentar:

Posting Komentar